Apa yang Membuatmu Menulis?

Ada banyak penulis fanfiction baru di luar sana, yang baru mulai ataupun keluar juga banyak, dan mungkin bertanya-tanya bagaimana penulis fanfiction lain memulai atau bagaimana mereka berpikir untuk meluangkan waktu menulis sebuah fanfiction?

Apa yang membuatmu menulis?

Saya menulis untuk diriku sendiri pada awalnya, untuk menghibur diri. Juga saya mendapatkan inspirasi dari banyak hal, dan menulis adalah cara saya mengekspresikan hal-hal tertentu.

Saya menulis fanfic karena alasan pertama adalah untuk menyumbangkan sesuatu di sebuah forum. Meskipun, saya benar-benar ingin menulis tapi aku benar-benar tidak pandai menulis cerita cinta – yang berakhir terutama senang. Tapi, sekarang saya menulis fanfic untuk diriku sendiri – Saya ingin meningkatkan kemampuan menulis saya dan juga menantang diri saya sendiri dari menulis berbagai macam pendekatan melalui fanfic. Dan kemudian setelah menulis saya berbagi hasil untuk kalian, kesenangan 😀  (Author N)

Menulis menjadi sarana yang paling efektif untuk mengingat kehidupan. Kehidupan itu tentu saja tentang pikiran, perasaan, dan pengalaman yang dialami.

Ada empat pengalaman atau lebih khusus ialah keterampilan berbahasa yang diterima seseorang secara berurutan. Keterampilan tersebut ialah menyimak (mendengar), berbicara, membaca, dan menulis. Saat pertama kali kita lahir kemampuan awal kita adalah menyimak, kemudian berbicara untuk selanjutnya. Lantas, masuk ke dunia pendidikan maka kita diajarkan membaca terlebih dahulu, dan yang terakhir adalah menulis.

Tidak penting tentang kenapa menulis itu ada diurutan terakhir. Tidak selalu seperti itu memang, tapi keumuman hidup memang seperti itu. Bahwa kita harus menjadi penyimak dahulu baru berbicara, dan membacalah dahulu baru bisa menulis. Maknanya adalah pikiran dan perasaan kita itu seperti kendi air. Kendi bisa Mengeluarkan air jika memang air dimasukkan kedalamnya. Oleh karena itu, dari menyimak dan membacalah kita kemudian bisa berbicara dan menulis. Dengan berbicara dan menulis, maka kita sedang mengungkapkan pikiran dan perasaan kita sendiri.

Selain itu, mengungkapkan pikiran dan perasaan merupakan pengalaman lain yang hebat. Terlebih khusus saat kita menulis. Mesti kita menulis untuk pembaca, hakikatnya menulis justru untuk diri kita sendiri. Saat menulis juga memberikan perasaan kesenangan dan kepuasan. Karena apa? Disanalah anda bisa merasa benar-benar menjadi diri sendiri. Hasil tulisan yang saya tulis itu adalah ternyata saya, dalam tulisan. Setiap kali saat berusaha menulis, saat itu pun saya berusaha memahami diri saya sendiri. (Author ansopiy)

Kita lahir dalam keadaan lapar. Kita lapar akan makanan, akan kehangatan, akan sentuhan cinta, dan juga hal lainnya. Kita lapar akan pemahaman, akan pengetahuan tentang apa yang terjadi disekitar kita. Hampir sesaat setelah kita mulai bisa bicara, kita menanyakan pertanyaan yang sama berulang-ulang: “Kenapa?” Dan kita masih mengajukan pertanyaan yang sama saat berkata, tak lama kemudian, “Ceritakanlah sebuah dongeng untukku.” – Marion Dane Bauer

 

cr: Kpop Fanfiction School’s Fanpage | 3 Maret 2013

Iklan

One response to “Apa yang Membuatmu Menulis?

  1. alasan menulis?
    cukup satu kata ‘IRI’
    sebenarnya aku suka baca udah lama tapi bru sadar pas 1 SMP dan waktu itu aku sering baca tulisan karya-karya anak-anak bahkan beberapa umurnya masih si bawah aku tapi udah pada pinter nulis
    dari situ aku mulai iri dan bertekad harus bisa ngebuat minimal satu karya sastra yang bisa ngalahin mereka *hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s